PUJI-PUJIAN ATAS KEBESARAN TUHAN
Mazmur 104:24-34, 35b
Saat berjalan-jalan di tepi pantai, kita dapat menikmati pemandangan yang indah. Terhampar langit biru, air laut bergelombang, serta burung-burung yang beterbangan. Kita bahkan dapat melihat lumba-lumba berenang sambil memunculkan kepala atau ekornya. Belum lagi keindahan bawah laut saat kita menyelam. Semua pemandangan itu sungguh indah dan kita kagumi sebagai karya Tuhan yang luar biasa. Membuat kita memuji kebesaran-Nya.
Pemazmur dalam bacaan Alkitab hari ini juga menggambarkan beragam perbuatan TUHAN melalui dunia ciptaan-Nya. Bagi pemazmur, TUHANlah yang menciptakan berbagai makhluk di laut. TUHAN pula yang memberi mereka makanan masing-masing sesuai dengan perannya dalam rantai makanan. Mengamati kehidupan alam menolong manusia menyadari betapa luar biasanya karya TUHAN. Oleh karena itu, sudah selayaknyalah kita memuji dan membesarkan nama-Nya.
Kapan terakhir kali Anda memuji kebesaran Tuhan? Kebesaran-Nya dapat dihayati dengan merenungkan berbagai peristiwa dalam kehidupan. Di dalamnya, terdapat jejak kuasa dan kehadiran Tuhan. Kebesaran Tuhan juga nyata melalui alam ciptaan-Nya. Kesibukan dan tantangan hidup di kota besar kerap membuat kita lupa mengamati keindahan ciptaan Tuhan. Mari luangkan waktu sejenak untuk menghayati kebesaran-Nya, serta ungkapkanlah puji-pujian kepada-Nya agar semakin banyak orang percaya dan sungguh mengagumi kebesaran Tuhan. (Wasiat)
REFLEKSI: Tuhan tidak perlu menunjukkan kebesaran diri-Nya. Aneka perbuatan-Nya sudah menunjukkan siapa diri-Nya.